Cinta tak pernah terbayangkan kisah kita
Berpisah tuk sementara waktu
Melewati hari-hari tanpa kasih
Mungkin ini satu kesetiaan cinta
Yang harus kita buktikan bersama
Bahwasanya kaulah satu-satunya
Yang kan mendampingiku slamanya
Slamanya
Cinta jangan tangisi aku
Atas kepergiaanku meninggalkan dirimu
Sumpah demi cinta yang tulus
Takan ku duakan cintaku kepadamu hingga akhir nanti
clock
Jumat, 27 November 2009
Kamis, 12 November 2009
Kugambar Mata Kekasih
Di dasar mimpiku yang tiris,kutulis namamu Muhammad
Kugambar matamu sebagai air mata kekasih yang jatuh di atas
hamparan musim dari masa-masa paling silam
Di Hira,air mata langit telah jatuh sebagai sungai semesta
Menyemai kebun-kebun cinta
Air mata seorang kekasih adalah
jalan menuju rumah yang baru
Musim-musim kerontang di altar sunyi telah berdentang
Dan Sang Kekasih paling Kekasih memangil
rindunya yang paling rahasia
Begitulah,hujan yang kau tumbuhkan dari air matamu,Muhammad!
di padang cintaku menyemai benih kasih. Atas nama malam yg kudus
kami pun menimba air mata dalam hari-hari paling pedih,
dalam malam-malam paling rindu
Dalam etalase sunyi
Di dasar sepi
Di antara lapar
Di antara dahaga
kusulam kata-katamu
Kugambar keajaiban matamu dalam air mata paling telaga.
Karya : Sarah Robiatul Adawiyah (Pemenang Lomba Puisi tingkat SMA/Sederajat tahun 2007 SK Pikiran Rakyat)
Kugambar matamu sebagai air mata kekasih yang jatuh di atas
hamparan musim dari masa-masa paling silam
Di Hira,air mata langit telah jatuh sebagai sungai semesta
Menyemai kebun-kebun cinta
Air mata seorang kekasih adalah
jalan menuju rumah yang baru
Musim-musim kerontang di altar sunyi telah berdentang
Dan Sang Kekasih paling Kekasih memangil
rindunya yang paling rahasia
Begitulah,hujan yang kau tumbuhkan dari air matamu,Muhammad!
di padang cintaku menyemai benih kasih. Atas nama malam yg kudus
kami pun menimba air mata dalam hari-hari paling pedih,
dalam malam-malam paling rindu
Dalam etalase sunyi
Di dasar sepi
Di antara lapar
Di antara dahaga
kusulam kata-katamu
Kugambar keajaiban matamu dalam air mata paling telaga.
Karya : Sarah Robiatul Adawiyah (Pemenang Lomba Puisi tingkat SMA/Sederajat tahun 2007 SK Pikiran Rakyat)
MALAM
Jalanan sunyi
Bising suara
Binatang malam
Pecahkan hening
Suasana malam
Damai hati
Sekejap senyap
Dan lenyap
Tinggal serpihan
300907
Bising suara
Binatang malam
Pecahkan hening
Suasana malam
Damai hati
Sekejap senyap
Dan lenyap
Tinggal serpihan
300907
Selasa, 10 November 2009
Perjalanan Hidup
Tak perlu ku berlari untuk menjalani hidup ini
Karena berlari membuatku terjatuh
Tapi aku tak mau diam saja
Melihat kenyataan yang begitu pahit
Langkahku takkan secepat kapal
Karena ku tak mau terlalu jauh
Mengarungi lautan tanpa haluan
Jalanku masih panjang
Namun aku hanya bisa perlahan
Merangkak menembus awan
Karena berlari membuatku terjatuh
Tapi aku tak mau diam saja
Melihat kenyataan yang begitu pahit
Langkahku takkan secepat kapal
Karena ku tak mau terlalu jauh
Mengarungi lautan tanpa haluan
Jalanku masih panjang
Namun aku hanya bisa perlahan
Merangkak menembus awan
Jumat, 06 November 2009
kiamat
Ramalan akan adanya kiamat pada 2012 dari suku Maya sebenarnya belum diketahui dasar perhitungannya. Namun, isu kiamat ini sudah menyebar luas lewat media Internet melalui “badai matahari” yang diprediksi terjadi tahun 2011-2012.
Menurut sumber space.com, badai marahari adalah fenomena alam yang terjadi pada matahari ketika terlemparnya proton dan elektron akibat aktivitas magnetik matahari yang biasanya terjadi 11 tahun sekali. Jadi puncak aktivitas matahari pernah terjadi pada 1979, 1989, dan 2000. Akibat aktivitas magnetik tersebut, gelombang magnetik yang mengarah ke bumi menghalangi sinyal-sinyal komunikasi.
Oleh karena itu seluruh alat komunikasi yang menggunakan sinyal elektromagnetik tidak bisa berfungsi dengan baik termasuk ponsel dan Global Positioning System (GPS). Para ahli menyatakan bahwa aktivitas semburan badai matahari ini terus meningkat setiap periodenya dan puncaknya akan terjadi pada tahun 2011 atau 2012.
Bahkan Fenomena ini juga sangat berpengaruh pada pembangkit listrik jika terus dinyalakan pada saat badai berlangsung karena medan magnet bumi yang tidak stabil. Jika pembangkit listrik tersebut rusak maka dibutuhkan waktu sekira 2 tahun untuk membangunnya kembali. Hal ini memaksa masyarakat untuk kembali hidup tanpa listrik hingga pembangkit listrik baru selesai dibangun.
Pakar Antariksa dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Dr thomas Djamaluddin, menegaskan, badai matahari yang diprediksikan kemunculannya sekitar tahun 2011-2012 tersebut tidaklah menimbulkan kiamat. Badai matahari tidak berdampak langsung pada manusia, namun tetap berdampak pada benda-benda astronomi yang berada di sekitarnya.(Sumber:global)
Menurut sumber space.com, badai marahari adalah fenomena alam yang terjadi pada matahari ketika terlemparnya proton dan elektron akibat aktivitas magnetik matahari yang biasanya terjadi 11 tahun sekali. Jadi puncak aktivitas matahari pernah terjadi pada 1979, 1989, dan 2000. Akibat aktivitas magnetik tersebut, gelombang magnetik yang mengarah ke bumi menghalangi sinyal-sinyal komunikasi.
Oleh karena itu seluruh alat komunikasi yang menggunakan sinyal elektromagnetik tidak bisa berfungsi dengan baik termasuk ponsel dan Global Positioning System (GPS). Para ahli menyatakan bahwa aktivitas semburan badai matahari ini terus meningkat setiap periodenya dan puncaknya akan terjadi pada tahun 2011 atau 2012.
Bahkan Fenomena ini juga sangat berpengaruh pada pembangkit listrik jika terus dinyalakan pada saat badai berlangsung karena medan magnet bumi yang tidak stabil. Jika pembangkit listrik tersebut rusak maka dibutuhkan waktu sekira 2 tahun untuk membangunnya kembali. Hal ini memaksa masyarakat untuk kembali hidup tanpa listrik hingga pembangkit listrik baru selesai dibangun.
Pakar Antariksa dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Dr thomas Djamaluddin, menegaskan, badai matahari yang diprediksikan kemunculannya sekitar tahun 2011-2012 tersebut tidaklah menimbulkan kiamat. Badai matahari tidak berdampak langsung pada manusia, namun tetap berdampak pada benda-benda astronomi yang berada di sekitarnya.(Sumber:global)
Rabu, 04 November 2009
WANITA
Sosok yang dicipta tanpa cela
Sesempurna coretan kuas-Nya untuk semesta raya
Langit biru-cokelat tanah adalah kuasa-Nya
Itulah wanita
(wanita bagai embun yang menetes di kelopak mawar-Nya do re mi-nya kehidupan agar musik tak lagi sumbang tanpa makna)
Hawa
Juga seorang wanita
Teman Adam dalam pengembaraan
Agar ia tak kesepian merasakan pahit getirnya dunia karena melanggar larangan-Nya
(wanita membawa pria menuju surga atau neraka. Temukan ia dengan hatimu)
Wanita
Protagonis-Antagonis
Adalah pilihan peranmu
Teguhlah!
Peganglah akar iman dalam hatimu
Jadilah hawa
Yang membawa Adam dan dunia mencapai surga-Nya
(lahirkan dari rahimmu generasi Rabbani penyejuk dunia)
sumber : buku "Busana Muslimah dengan Aksen Bordir"
Sesempurna coretan kuas-Nya untuk semesta raya
Langit biru-cokelat tanah adalah kuasa-Nya
Itulah wanita
(wanita bagai embun yang menetes di kelopak mawar-Nya do re mi-nya kehidupan agar musik tak lagi sumbang tanpa makna)
Hawa
Juga seorang wanita
Teman Adam dalam pengembaraan
Agar ia tak kesepian merasakan pahit getirnya dunia karena melanggar larangan-Nya
(wanita membawa pria menuju surga atau neraka. Temukan ia dengan hatimu)
Wanita
Protagonis-Antagonis
Adalah pilihan peranmu
Teguhlah!
Peganglah akar iman dalam hatimu
Jadilah hawa
Yang membawa Adam dan dunia mencapai surga-Nya
(lahirkan dari rahimmu generasi Rabbani penyejuk dunia)
sumber : buku "Busana Muslimah dengan Aksen Bordir"
Rabu, 21 Oktober 2009
DI SAAT DAKU TUA
Di saat daku tua
bukan lagi diriku yang dulu
Maklumilah diriku
bersabarlah dalam menghadapiku
Di saat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku
di saat daku tidak lagi mengingat cara mengikat tali sepatu
ingatlah saat-saat daku mengajarmu,membimbingmu untuk melakukannya.
Di saat saya dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu,
bersabarlah mendengarkanku,jangan memotong ucapanku.
Di masa kecilmu,daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi
Di saat saya membutuhkan untuk dimandikan,janganlah menyalahkanku.
Ingatlah di masa kecilmu,bagaimana cara daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?
Di saat saya kebingungan menghadapi hal-hal baru dengan teknologi modern.
Janganlah menertawakan aku,
renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan saat itu.
Di saat kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku,
bagaikan di masa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan
Di saat daku melupakan topik pembicaraan kita,
berilah waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya,topik pembicaraan bukanlah hal penting bagiku,
asalkan engkau berada di sisiku,daku bahagia.
Di saat engkau melihat diriku menua,
janganlah bersedih.
Maklumilah diriku,dukunglah daku,
bagaikan daku terhadapmu di saat engkau mulai belajar tentang kehidupan.
Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan,
kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku.
Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu,
daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Di dalam senyumku,tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.
(sumber : Perhimpunan INTI Jabar, Nov, 2008)
bukan lagi diriku yang dulu
Maklumilah diriku
bersabarlah dalam menghadapiku
Di saat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku
di saat daku tidak lagi mengingat cara mengikat tali sepatu
ingatlah saat-saat daku mengajarmu,membimbingmu untuk melakukannya.
Di saat saya dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankanmu,
bersabarlah mendengarkanku,jangan memotong ucapanku.
Di masa kecilmu,daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi
Di saat saya membutuhkan untuk dimandikan,janganlah menyalahkanku.
Ingatlah di masa kecilmu,bagaimana cara daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?
Di saat saya kebingungan menghadapi hal-hal baru dengan teknologi modern.
Janganlah menertawakan aku,
renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan saat itu.
Di saat kakiku terlalu lemah untuk berjalan,
ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku,
bagaikan di masa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan
Di saat daku melupakan topik pembicaraan kita,
berilah waktu padaku untuk mengingatnya.
Sebenarnya,topik pembicaraan bukanlah hal penting bagiku,
asalkan engkau berada di sisiku,daku bahagia.
Di saat engkau melihat diriku menua,
janganlah bersedih.
Maklumilah diriku,dukunglah daku,
bagaikan daku terhadapmu di saat engkau mulai belajar tentang kehidupan.
Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan,
kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku.
Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu,
daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Di dalam senyumku,tertanam kasihku yang tak terhingga padamu.
(sumber : Perhimpunan INTI Jabar, Nov, 2008)
Langganan:
Postingan (Atom)